Minggu, 20 Juni 2010

Antara Kambing dan Sunatan


Di pagi hari yang cerah secara tiba-tiba ibuku ngomong

Mama : 'Nes hari ini kamu ke sekolah?'

Aku : 'Iya ma, kenapa?'

Mama : 'Udah gak usah berangkat adekmu mau sunatan hari ini?'

Aku : 'Eh? Lama gak? Kalo gak lama ya aku ikut aja'

Awal cerita ketika adekku disunat, di pagi hari kalo gak salah baru jam setengah 6, kepagian? emang tapi mungkin lebih cepat lebih baik.

Kalo kesiangan aku gak bisa melihat dan mendengar adegan lucu ditengah adegan sunat menyunat.


Sekarang aku mengerti kenapa ibunya Raditya Dika di MMJ terlihat begitu panik ketika Edgar disunat. Ternyata ibuku juga, beliau memaksaku untuk melihat sunatan adekku, tapi berhubung dipaksa dan papaku mulai menyindir terpaksa aku ikut ke tempat sunatannya.

Pas kami udah nyampe aku ngeliat spanduk yang ditempel di depan rumah yang punya tempat sunatan. Ada foto dimana bapaknya nyunat dan anak yang disunat membaca buku Ben 10 seolah-olah ia tidak pernah tahu kalau benda berharga miliknya sedang mengalami cobaan *apa coba?*.

Aku dan Aldi ketawa ngakak ngeliat foto itu. Kenapa? Aku juga gak tahu lucu aja ngeliatnya.


Adekku udah mulai disunat aku gak bisa ngeliat atau lebih tepatnya aku gak pengen ngeliat, tapi bapakku dengan semangatnya mengambil foto tititny adekku sebelum disunat. Mungkin mau membandingkan after dan before setelah dipermak *?*

Emang agak lama sih sunatannya dan ditengah adegan sunatan adekku sempet bilang kalau kayak bau sate. Apa yang kayak bau sate? Itu adalah bau ketika titit adekku di laser, baunya kayak sate MySpace.

Disaat menunggu kebetulan aku melihat ada pengukur tinggi badan langsung aja aku coba dan ternyata tinggiku cuma

152

Sedangkan adekku

160-an

Apa-apaan ini? Aku pendek banget berarti MySpace

Lalu ada telepon masuk dari hape ibuku isi pembicaraannya sebagai berikut

Mama : 'Halo yu (pembantuku) kenapa?'

Mama : 'Apa kambingnya keserimpet?'

Mama : 'Gimana ini kambingnya keserimpet pa.' (panik)

Papa : 'Potong talinya.' (ikutan panik)

Mama : 'Yu potong talinya.'

Lalu telepon ditutup

Aldi : 'Kambingnya kcebur?'

Aku : 'Lho kambingnya kecebur?'

Mama : 'Kecebur apanya? Kecekik'

Aku : 'Lha gimana?'

Intinya disini kambingku kecekik talinya sendiri setelah ber embek embek ria, lalu pembantuku yang dirumah (dan satu satunya yang dirumah) menelepon dengan panik, sebelum melakukan hal apapun pada kambing malang itu.

Telepon kedua masuk.

Mama : 'Halo yu gimana kambingnya?'

Aku : 'Gimana ma? Mati?'

Mama : ' Oh ya udah.'

Telepon ditutup

Aku : 'Gimana ma?'

Mama : 'Kambingnya mati, katanya udah melet.'

Aku : 'Kambingnya bunuh diri'

Aldi : 'Gak pengen dipotong akhirnya bunuh diri, kambingnya kebanyakan dosa tuh.'

Aku :' Lha kenapa?'

Aldi : 'Matinya melet og.'

Dan disini adekku mengambil kesimpulan yang benar-benar salah, bagaimana bisa kambing yang matinya melet dianggap banyak dosa? Kambing aja bedain antar eeknya sendiri sama tanah aja mungkin gak bisa

Setauku ciri-ciri mati kecekik emang melet, dan aku gak bisa bayangin gimana kambing itu pas mau mati? apakah dia masih sempet berteriak embek, atau jangan-jangan megap-megap kayak ikan koi? Untuknya aku gak ngeliat adegan itu kalau gak mungkin dengan teganya aku udah moto kambing yang lagi sakaratul maut

Kejam

Kesimpulannya hati-hati jika anda menyimpan kambing yang akan dipotong dirumah, jangan biarkan kambing itu tahu kalau dia akan disembelih, kalau ampe tahu nasibnya akan seperti kambing dengan jenis gembel dirumah saya

Mati bunuh diri

Kasihan.

Pada akhirnya kambing itu gak bisa dimakan, karena udah mati duluan.

Dan yang berbahagia atas kejadian ini adalah pihak kebun binatang yang diberikan kambing gratis untuk makan hewan buas mereka.

Bapak bonbinnya : ' Ini matinya bukan karena penyakit kan'

Yang bawa kambing : 'Bukan kok matinya kecekik'

Mungkin kalau aku yang ada di TKP aku bakal bilang kambing itu mati bunuh diri.

Pada dasarnya kambing memiliki naluri melindungi diri, mungkin kambingnya beneran stres dan akhirnya kecekik talinya sendiri.

Dan selamat tinggal kambing semoga kamu tenang dialam sanaMySpace.




2+4
withlove

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2011 Hanya sekedar coretan. All Rights reserved
RSS Feed. This blog is proudly powered by Blogger. Design by dzignine based on Minima-White code frameworks