Minggu, 24 Oktober 2010

Introspeksi


A : "Aku mau ngomong jujur sama kamu."

B : "Soal apa?"

A : "Kamu itu nyebelin, kamu itu egois, seenaknya sendiri, terus kamu itu..."

(B memotong ucapan A)

B : "Kamu berhenti dulu deh."

A: "Kenapa? Maksudku ngasih tahu kayak gini kan supaya kamu bisa jadi lebih baik, kamu bisa bercermin kamu bisa tahu apa yang perlu diperbaiki dari kamu."

B : "Kalau kamu bilangnya sekarang, sementara aku belum siap buat ngerespon semuanya gimana. Nanti kalau aku sakit hati, aku benci sama kamu."

(A terdiam)

B :"Gak ada yang nyalahin kamu untuk bicara jujur, tapi kamu lihat dulu situasi yang tepat. Jangan sampai kata-kata yang kamu ucapkan menyakiti orang lain, dan tersimpan lama menjadi rasa benci. Jujur itu boleh, dan jelas harus. Tapi bukan berarti tidak mempedulikan keadaan yang ada."



0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2011 Hanya sekedar coretan. All Rights reserved
RSS Feed. This blog is proudly powered by Blogger. Design by dzignine based on Minima-White code frameworks